Jumat, 24 Desember 2010

Ayo Belajar Aksara Jawa (Asal Usul Huruf Jawa)

      Aksara Jawa merupakan penulisan huruf Jawa yang menurut legendanya dicipta dan dibuat oleh sang Prabu Aji Saka setelah mengalahkan Sang Prabu Dewata Cengkar (raja Medang Kamulan). Yang mana sejarah penulisan hurup Jawa tersebut dimulai dari sang nata Aji Soko mengutus Abdi dalemnya Sang Sabdo Palon untuk mengambil keris pusakanya yang ditipkan pada Abdi lainnya yang bernama Noyo genggong. Sesaat setelah kedua abdi tersebut melepas kerinduan (karena ke2nya masih terikat saudara)sang abdi Sabdo Palon menyampaikan maksud kedatangannya menemui Noyogenggong dalam rangka diutus sang Prabu Aji Soko untuk mengambil keris pusaka yang dibawa Noyogenggong. Namun Noyogenggong tidak begitu saja melepas keris pusaka majikannya tersebut bukannya dia mau memiliki/mbalelo kepada Tuannya Sang Aji Soko, namun dia mempertahankan keris karena dia ingat dikala Sang Aji Soko menitipkan keris kepadanya. Kata Aji Soko "Wahai paman Noyo genggong, jangan kau serahkan keris tersebut kepada siapapun terkecuali kepadaku sendiri".
      Sang Sabdo Polon juga termasuk tipe bawahan yang setia; dia tidak akan pulang kalau tidak bawa keris alias tugas dari atasannya harus diselesaikan dengan baik. Karena ke 2 pembantu Aji Soko tidak ada yang mau mengalah sedangkan jalan diplomasi mengalami kebuntuan maka jalan kekerasanlah yang digunakan. Terjadilah perang yang dasyat antara Sabdo Palon dan Noyogenggong karena ke 2nya sama-sama sakti mandraguna. Akhirnya mautlah yang menjemput ke 2 abdi dalem yang sangat setia dalam menjalankan tugas dari sang Prabu Aji Soko.
      Selang beberapa waktu sang Abdi Sabdo palon belum pulang maka timbullah rasa gelisah pada hati Aji Soko,maka sang Prabu yang telah mengalahkan Dewata cengkar berangkat ke desa dimana sang Abdi Noyogenggong di tinggalkan. Apa daya nasi sudah menjadi bubur;kedua abdi setianya sudah tergeletak menjadi bangkai/mayat (bathang). Untuk mengenang para abdinya maka Aji Soko mencetaklah hurup Jawa.
Huruf   Jawa
a n c r k  
Ha    na   ca    ra     ka (ada 2utusana)
f t s w l
da      ta      sa     wa    la (saling berkelahi)     
p d j y v
Pa    dha   ja       ya      Nya  (sama-sama berjaya/sama-sama saktinya)
m g b q z
Ma   ga   ba      tha   nga (sama-sama matinya/Karena sama saktinya maka tak ada yang kalah maupun tak ada yang menang.

3 komentar:

  1. Punapa mboten langkung prayogi bilih seserapan ingkang magepokan kaliyan kawruh basa Jawi ugi ngagem Basa Jawi. Nuwun..............

    BalasHapus
  2. Waduh mungkinkah hpku tak punya program aksara Jawa sehingga tulisan nya berubah tulisan matun.

    BalasHapus